Internasional

Amerika Siapkan Dana 50 Miliar Dolar untuk Palestina

0

ENERGIBANGSA.ID – Hampir semua negara kini nampaknya mendukung perdamaian Palestina-Israel. Amerika Serikat baru-baru ini mengumumkan rencana perdamaian Timur Tengah di sektor ekonomi pada Sabtu (22/6) waktu setempat.

Tidak tanggung-tanggung, AS menyebut siap pengucuran 50 miliar dolar untuk investasi di Palestina. Sebagaimana dilansir tim Energi Bangsa dari situs Anadolu Agency, Ahad (23/6), rencana yang telah lama dijanjikan dan menghadapi sejumlah penundaan itu, menyerukan ada peningkatan proyek infrastruktur antara Jalur Gaza dan Tepi Barat. Tujuannya, memberdayakan rakyat Palestina dalam membangun masa depan bagi mereka sendiri dan anak-anaknya.

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump telah mengkampanyekan rencana itu sebagai upaya internasional yang paling ambisius dan komprehensif bagi rakyat Palestina hingga saat ini.

Rencananya hal ini bakal dirilis secara resmi oleh penasihat senior Gedung Putih dan menantu Trump, Jared Kushner, pada konferensi ekonomi di Bahrain yang diselenggarakan oleh AS pekan ini. Dalam rencana itu, ada poin penciptaan satu juta pekerjaan untuk Palestina.

Selain itu, juga soal upaya agar ada pelibatan pendanaan swasta dan publik.  Dalam 10 tahun, rencana tersebut bertujuan menggandakan Produk Domestik Bruto Palestina (GPD) Palestina.

Nilai proyek di Palestina dan negara Timur Tengah dibagi-bagi dengan rincian  27 miliar dolar untuk proyek di Tepi Barat dan Gaza. Kemudian 9,1 miliar dolar, 7,4 miliar dolar dan 6,3 miliar dolar untuk warga Palestina di Mesir, Yordania dan Lebanon.

Sebagaimana biasanya, apapun tema aksi damai atau demonstrasinya,
isu ‘hate Amerika’ selalu dibawa (foto wartakota)

Kepala Studi Hubungan Internasional UNWAHAS, Ismiyatun, menyambut positif langkah Amerika ini. ” sudah saatnya Palestina-Israel berdamai. Dengan hal ini paling tidak, isu-isu soal ‘hancurkan Amerika’, ‘musuhi Amerika’ yang banyak dilancarkan oleh beberapa gerakan keagamaan di Indonesia ini jadi senyap,” ujarnya pada energibangsa.id

Dra Ismiyatun juga menjelaskan, bahwa selain bantuan dana investasi Amerika juga menyerukan layanan kereta berkecepatan tinggi yang akan dibuat. Namun, itu hanya dapat diimplementasikan jika solusi politik disepakati oleh Palestina, Israel, dan aktor-aktor lain dalam negosiasi.

Seperti kita ketahui, Yerusalem tetap menjadi jantung perselisihan Timur Tengah yang telah berlangsung puluhan tahun. Warga Palestina berharap bahwa Yerusalem Timur yang diduduki oleh Israel sejak 1967, suatu hari nanti dapat berfungsi sebagai ibu kota negara Palestina.

Namun di sisi lain, otoritas Palestina bersikeras mengatakan mereka tidak akan menghadiri konferensi di Bahrain dan telah menolak peran AS dalam proses mediasi sejak pengumuman kontroversial Trump untuk memindahkan kedutaan Amerika ke Yerusalem tahun lalu.

Semoga selalu ada energi bangsa yang selalu melakukan upaya-upaya damai, dan kedua belah pihak mau melunakkan hati untuk kesepakatan damai yang diharapkan oleh banyak pihak.

Komentar Netizen
Bagikan, agar menjadi energi positif untuk orang lain

Polri Deklarasikan 4 Poin Persatuan dalam Millenial Road Safety Festival

Previous article

Kado Spesial Jakarta pada HUT 492

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.