fbpx
Ragam Bangsa

Amalan Rebo Wekasan untuk Tolak Bala, Ini Bacaan Niat dan Tata Cara Sholat

energibangsa.id – Salah satu tradisi ritual yang dilaksanakan pada hari Rabu terakhir di bulan Safar adalah “Rebo Wekasan“. Pada tahun ini, ritual tersebut jatuh pada Rabu, 14 Oktober 2020.

Sebagai tradisi (Islam-Jawa), bentuk ritual Rebo Wekasan antara lain berupa shalat tolak bala (mutlaqoh) atau hajat, yakni berdoa dengan doa khusus, hingga selamatan.

Awalnya, tradisi ini bermula dari anjuran Syeikh Ahmad bin Umar Ad-Dairobi (w.1151 H) dalam kitab Fathul Malik Al-Majid Al-Mu-Allaf Li Naf’il ‘Abid Wa Qam’i Kulli Jabbar ‘Anid, atau biasa disebut: Mujarrobat ad-Dairobi.

Baca Juga : Hukum Memakai Susuk dalam Islam

Anjuran serupa juga terdapat pada kitab: Al-Jawahir Al-Khams karya Syeikh Muhammad bin Khathiruddin Al-‘Atthar (w. th 970 H). Syaikh al Kamil Fariduddin Sakarkanji berkata:

Sesungguhnya dalam setiap tahun diturunkan 320.000 bencana atau bala dan semuanya diturunkan pada hari Rabu akhir dari bulan Shafar, maka hari itu merupakan hari yang paling berat dalam setahun”.

Barang siapa pada hari itu melakukan sholat empat rakaat (dengan dua kali salam) pada setiap rakaat sesudah membaca al-Fatihah membaca:

1.Surah Al-Kautsar x 17
2.Surah Al-Ikhlas x 5
3.Surah Al-Falaq x 1
4.Surah An-Nas x 1

Setelah salam baca do’a, maka Allah akan menjaganya dari mara bahaya di hari itu dan bahaya yang mengitarinya sampai sempurnanya tahun.

Sholat sunnah Rebo Wekasan (Lidaf’il Bala) biasanya dilakukan setelah terbitnya matahari. Namun ada pula beberapa kalangan yang melaksanakannya seusai sholat maghrib.

Sebelum melaksanakan sholat, seseorang yang melaksanakan ritual tersebut seyogyanya membaca istighfar.

Artinya: “Saya memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung. Saya mengakui bahwa tidak ada Tuhan selain Allah. Tuhan yang hidup terus dan berdiri dengan sendiri-Nya. Saya mohon taubat selaku seorang hamba yang banyak berbuat dosa, yang tidak mempunyai daya upaya apa-apa untuk berbuat mudharat atau manfaat untuk mati atau hidup maupun bangkit nanti”. (*)

Related Articles

Back to top button