fbpx
Gaya Hidup

Alternatif Pemanfaatan Sampah Organik dan Anorganik Rumah Tangga

ENERGIBANGSA.ID – Populasi penduduk dunia yang semakin meningkat juga menyebabkan tingginya limbah yang dihasilkan.

Tak khayal, kita kerap kewalahan melihat betapa banyaknya sampah yang belum terurai di TPA.

Produksi sampah yang semakin banyak setiap hari semakin memperburuk keadaan bumi yang membutuhkan waktu lama untuk mengurainya.

Berikut beberapa aternatif yang dapat kita lakukan untuk membantu bumi menjadi lebih sehat dengan memanfaatkan sampah organik maupun anorganik.

Pemanfaatan Sampah Kering (Anorganik)

Alternatif Pemanfaatan Sampah Organik dan Anorganik Rumah Tangga
Sumber : hnfhdj.blogspot

1. Kertas

Pisahkan limbah kertas dengan limbah lainnya. Setelah itu, kamu bisa mendaur ulang secara mandiri atau menjualnya kepada pengrajin tangan.

Limbah kertas dapat dijadikan berbagai macam barang apabila didaur ulang dengan tepat, seperti dapat dibuat sebagai topeng, patung, bahkan kertas daur ulang.

Nilai jual sampah kertas daur ulang jauh lebih tinggi dari sekadar sampah kertas biasa, loh.

2. Botol

Botol merupakan limbah yang dapat memiliki nilai jual juga, terutama botol kaca yang masih utuh.

Botol yang sudah tidak utuh, kemudian akan didaur ulang kembali menjadi botol baru bersama jenis limbah kaca lainnya.

Harga sampah botol bekas minuman tergolong rendah karena bentuknya yang memiliki ciri khas mereknya sehingga pembeli cenderung terbatas.

Berbeda dengan botol kaca, terutama botol kecap yang banyak produk dapat dikemas ulang dengan botol tersebut.

3. Kaleng

Kaleng baja sudah pasti dapat didaur ulang karena siklus hidupnya yang tidak pernah berhenti dan selalu dibutuhkan.

Cara mendaur ulang kaleng bekas tergantung jenis kegunaan wadahnya.

Sebagai contoh , kaleng cat harus dibersihkan dari sisa-sisa catnya baru bisa dimanfaatkan kembali menjadi misalnya, pot bunga dan lainnya.

Jika kaleng mengandung bahan seperti aerosol seperti pada kaleng cat semprot atau parfum, jangan dibersihkan dengan cara ditusuk atau digepengkan.

Sedangkan kaleng drum bisa dijadikan tempat sampah atau pot tanaman.

4. Kain

Sisa kain yang ada di sekitar kita dapat juga dimanfaatkan sebagai kerajinan atau bahkan sebagai kain cuci motor.

Pakaian yang masih layak pakai dapat disumbangkan untuk yang membutuhkan atau dijual dengan harga miring.

Untuk sisa kain yang ada dapat dimanfaatkan kembali dengan cara disatukan sehingga dapat menjadi barang baru, seperti tutup dispenser, magic jar, atau bahkan selimut.

5. Plastik

Sampah plastik merupakan penyumbang terbanyak limbah yang ada.

Meski saat ini di beberapa pusat perbelanjaan sudah tidak menyediakan plastik kepada konsumen, akantetapi program ini belum seluruhnya diterapkan oleh masyarakat.

Bagi kamu yang ingin ikut mengurangi sampah plastik, bahan ini dapat didaur ulang menjadi barang berguna seperti tas, dompet, tempat tisu dan penutup meja.

Pemanfaatan Sampah Basah (Organik)

Alternatif Pemanfaatan Sampah Organik dan Anorganik Rumah Tangga
Brisket/ ramesia

1. Pupuk Kompos (Composting)

Pengomposan (composting) merupakan proses pembusukan alami dari sampah basah  (organik) seperti daun, sisa hasil panen pertanian, sayur, buah, dan sisa makanan.

Limbah tersebut dipisahkan terlebih dahulu dengan sampah kering (anorganik) seperti kaleng, kertas, dan plastik.

Setelah itu, limbah organik ditumbuh dalam sebuah tempat atau lubang sekitar pekarangan rumah.

Diamkan selama jangka waktu 1-3 bulan dan jangan lupa diaduk secara berkala 1-3 kali dalam seminggu.

2. Briket (Pengganti Bahan Bakar Minyak)

Langkah pertama adalah bahan utama (sampah) dibakar hingga menjadi hitam, lalu ditumbuk dan dicampur dengan perekat.

Perekat yang digunakan dapat perekat alami (daun talas) atau perekat buatan (lem aci).

Kemudian cetak sesuai bentuk yang diinginkan, lalu jemur sekitar 2-3 hari hingga kering.

Jika sudah kering, briket sudah siap untuk digunakan sebagai pengganti bahan bakar minyak.

Related Articles

Back to top button