fbpx
Otomotif

Alasan Tidak Ada Huruf C Pada Awalan Pelat Nomor Kendaraan di Indonesia

ENERGIBANGSA.ID – Saat kita memutuskan keluar rumah untuk mengunjungi suatu tempat, apakah kamu pernah memperhatikan setiap nomor kendaraan yang lewat?

Jika dicermati, kamu akan menemukan perbedaan nomor pelat nomor kendaraan dengan kode huruf yang berbeda di awal nomor polisi kendaraan mulai dari huruf A-Z.

Kode huruf nomor pelat kendaraan tersebut berfungsi sebagai pembeda antar wilayah.

Sebagai contoh, huruf H untuk kendaraan dengan pemilik Semarang, huruf F untuk wilayah Bogor, dan seterusnya.

Tetapi sadarkah kamu bahwa sebenarnya tidak seluruh huruf digunakan sebagai kode nomor pelat kendaraan?

Di Indonesia, kode kendaraan nomor polisi tidak ada yang menggunakan huruf C. Mengapa demikian?

Huruf C Tidak Digunakan pada Pelat Nomor, Mengapa?

Huruf C tidak digunakan sebagai kode wilayah pada pelat nomor kendaraan di Indonesia.

Terdapat beberapa pendapat yang mengatakan mengapa huruf C tidak digunakan pada nomor pelat kendaraan.

Di mulai dari pendapat pertama yang mengatakan pada masa penjajahan Belanda di Indonesia, digunakan dua bahasa yakni bahasa Indonesia dan Belanda.

Dua bahasa ini menciptakan ejaan yang berbeda dengan masa sekarang, yakni menggunakan ejaan Soewandi.

Dalam ejaan Soewandi, jarang ditemukan penulisan huruf C karena biasanya penulisan huruf C menggunakan ejaan TJ.

Sistem kode wilayah pada pelat nomor kendaraan ini sudah digunakan sejak masa penjajahan Belanda.

Maka dari itu, hingga saat ini tidak ada kode wilayah yang dituliskan dengan huruf C.

Pendapat kedua mengatakan alasan tidak digunakan huruf C pada pelat nomor kendaraan sebagai akibat pembagian kesatuan tentara Inggris.

Saat itu, pemerintahan Inggris membagi pasukan tentara dalam 26 batalion atau kesatuan mulai dari A-Z untuk bertugas ke berbagai wilayah di Indonesia.

Sebagai tanda kendaraan Inggris bertugas, digunakan kombinasi huruf pertama kelompok mereka, kemudian diikuti beberapa angka setelahnya dan ditutup dengan kode A untuk angkutan tambahan dan C untuk angkutan barang.

Dikarenakan beberapa pasukan hanya digunakan sebagai unit atau kesatuan cadangan, maka mereka tidak ditugaskan menduduki wilayah lain di Indonesia.

Kelompok kesatuan tersebut adalah C, I, J, O, Q, U, V, W, X, dan Y.

Oleh sebab itu, huruf-huruf tersebut tidak digunakan sebagai kode wilayah untuk pelat nomor kendaraan di Indonesia.

Itu dia alasan mengapa huruf C tidak digunakan pada pelat nomor kendaraan pribadi masyarakat Indonesia.

Related Articles

Back to top button