Kita IndonesiaRagam Bangsa

Aksi Berjalan Kaki Wonogiri-Jakarta Pegiat literasi

ENERGIBANGSA.ID — Empat pemuda pegiat literasi asal kabupaten Wonogiri nekat melakukan aksi berjalan kaki dari Wonogiri menuju Jakarta.

Empat pemuda itu terdiri dari Wahyudi, Pancoko, Triyono dan Agus Mursidi akan menempuh jarak 578 kilometer dengan berjalan kaki dari Kota Wonogiri sejak kemarin,  Selasa (23/7/2019) bertepatan Hari Anak Nasional.

Targetnya empat pemuda pegiat literasi, taman baca dan pustaka bergerak itu akan tiba di Jakarta tepatnya di Monumen Nasional (Monas) pada 17 Agustus 2019 mendatang. Rute yang  diambil melalui jalur utara.

Tak sekedar berjalan kaki, di setiap 30 kilometer, mereka akan berhenti di taman baca di kota tersebut untuk melakukan kegiatan literasi. Kegiatan seperti diskusi, mendongeng dan kegiatan literasi lainnya. 

Setibanya di Jakarta nanti, mereka terlebih dahulu akan bertemu dengan pegiat literasi di Jakarta. Selanjutnya mereka akan menemui Presiden Jokowi.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap dunia literasi anak.

Wahyudi menyatakan aksi jalan kaki Wonogiri-Jakarta sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap dunia literasi anak.

Mereka merasa prihatin, tatkala melihat minat baca anak yang tinggi tetapi akses literasinya susah. 

Pasalnya, saat ini minat baca anak besar namun tidak tidak diikuti dengan kemudahan akses literasi.

ilustrasi anak-anak yang sedang asik membaca. (dok tirto.id)

“Minat baca anak terhadap buku besar. Hanya saja akses bacanya yang tidak ada,” ucap Wahyudi, disitir energibangsa.id dari kompas.com

Ia menuturkan, anak-anak sekarang lebih dekat ke ponsel. Tetapi hal itu bisa diatasi kalau orang tua juga memberikan teladan menggunakan ponsel di saat-saat perlu saja. 

“Jadi tujuan kami berjalan kaki juga sebagai salah satu bentuk harapan kepada Presiden Jokowi agar program free cargo literasi terus berjalan dan jangan sampai berhenti di tengah jalan,” kata Wahyudi.

Dua tahun lalu, ia bersama puluhan pegiat literasi se Indonesia diundang ke Istana Presiden RI.

Dalam pertemuan itu, pegiat literasi meminta pemerintah membuat kebijakan free cargo literasi.

Presiden Jokowi kemudian mengeluarkan kebijakan setiap bulan pada tanggal 17 diberlakukan pengiriman buku gratis lewat kantor pos sampai sekarang. 

Dampaknya, taman baca sudah mulai mendapatkan buku-buku bacaan dari berbagai warga dan lembaga yang peduli terhadap dunia literasi. 

Related Articles

Back to top button