BukaLapak Achmad Zakky
Founder dan CEO BukaLapak, Achmad Zakky yang kini telah meninggalkan Bukalapak. (dok. Kumparan)
Ekonomi & BisnisKabar Indonesia

Akhir Tahun Ini, BukaLapak Siap Incar Status Decacorn dan Menjadi Raksasa Startup Ketiga di Indonesia

0

ENERGIBANGSA.ID – Situs layanan jual beli online atau perusahaan e-commerce asal Indonesia, BukaLapak mengincar status Decacorn (perusahaan yang bernilai lebih dari US$ 100 miliar) pada akhir tahun ini. Tahun lalu, BukaLapak berhasil menunjukkan pertumbuhan positif hingga 3 kali lipat.

Founder sekaligus CEO BukaLapak Achmad  Zakky mengungkapkan, perusahaan yang ia pimpin telah melebarkan sayapnya hingga negara tetangga yakni Malaysia dan Singapura melalui Bukaglobal di tahun 2018 lalu.”Customer senang sekali, pertama kali melayani pembeli dari malaysia,” tambahnya.

Perluasan jangkauan layanan BukaLapak yang hingga ke luar negeri menjadi salah satu penyumbang peningkatan nilai perusahaan. Pertumbuhan tersebut menerbitkan asa dan rasa optimistis bagi BukaLapak untuk menyandang status Decacorn dan menjadi raksasa start up ketiga di Indonesia.

Lebih dari itu, zakky menjelaskan saat ini secara marketcap, BukaLapak sudah masuk ke dalam jajaran Top 50 Company di Indonesia dan peluang naik kelas menadi Decacorn juga terbuka.

“Mudah-mudahan BukaLapak akan menjadi Decacorn tahun ini,” ujar Zakky pada acara halal bihalal bersama media di Jakarta, Kamais (27/6) yang dikutip tim energibangsa.id dari money.kompas.com

Sedangkan untuk awal tahun 2019, merujuk dari data tim energibangsa.id, BukaLapak mendapatkan suntikan dana sebesar Rp. 706,6 miliar dari Mirae Asset-Naver Asia Growth, perusahaan yang berasal dari Negeri Ginseng korea Selatan.

Zakky pun menargetkan perusahaanya untuk meraih pertumbuhan dua kali lipat di tahun ini. Pasalnya dia melihat pengunjung platform tersebut yang perlahan terus naik.

Meskipun status Decarcon menjadi satu dari sekian target perusahaannya tahun ini, Zakky mengaku target tersebut bukan tujuan utama. Dirinya lebih ingin platform tersebut dapat menciptakan peluang usah uang lebih banyak khususnya bagi usaha kecil.

“Kami ingin menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih banyak,” katanya.

BukaLapak telah menjadi salah satu perusahaan Unicorn di Indonesia dengan nilai valuasi di atas US$ 1 miliar pada Januari 2018. Namun berapa valuasi perusahaannya saat ini, Zaky masih merahasiakannya. Dengan menyandang status Decacorn nantinya, BukaLapak bakal menjadi perusahaan ketiga di Indonesia yang telah menyabet status tersebut setelah Go-Jek dan Grab.

Hal ini membuktikan bahwa bisnis start up dan e-commerce di Indonesia tumbuh begitu pesat dan dilirik investor dari dalam negeri maupun luar. Sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Komentar Netizen
Bagikan, agar menjadi energi positif untuk orang lain

Naik Peringkat, Bina Nusantara University Masuk 800 Perguruan Tinggi Terbaik Di Dunia

Previous article

Kejar Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 %, Menteri Perekonomian Tetapkan Program Prioritas

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.