EssaiKolomOpini / Gagasan

Akankah Ekonomi Digital Dapat Menjadi Pembangkit Ekonomi Indonesia?

oleh : Luluk Afifah

ENERGIBANGSA.ID  ̶̶ Dunia digital saat ini tengah berkembang pesat, terlebih di Indonesia sejak pandemi Covid-19.

Dilihat dari data We Are Social, pengguna aktif media sosial di dalam negeri tercatat sebanyak 72 juta akun pada 2015, kemudian naik 136,11% menjadi 170 juta akun pada 2021. 

Tak hanya aktif dalam penggunaan sosial media saja, masyarakat Indonesia kini juga aktif melakukan transaksi jual beli melalui e-commerce dan transaksi keuangan yang berbasis elektronik.

Hal ini dibuktikan dari data We Are Social, bahwa 88,1 persen pengguna internet di Indonesia telah menggunakan layanan e-commerce untuk membeli produk.

Berdasarkan survei We Are Social per April 2021, persentase tersebut menempati peringkat pertama di dunia dan nilai transaksi uang elektronik juga mengalami pertumbuhan 94,65% (yoy) dari Rp16,08 triliun menjadi Rp31,3 triliun pada November 2021.

Berdasarkan data diatas, maka potensi kegiatan ekonomi digital di Indonesia masih sangat  besar, namun berkembangnya ekonomi digital juga harus disertai dengan upaya pemerintah untuk mengatasi tantangan atau permasalahan ekonomi digital yang diantaranya adalah cyber security.

Tantangan tersebut bukanlah tantangan yang sepele terutama pada bagian cyber security karena Indonesia pada tahun 2021 mendapatkan 994.581.569  serangan siber.

Angka tersebut didapatkan dari data yang di keluarkan oleh badan siber dan sandi negara (BSSN) jika hal ini tidak diperhatikan oleh pemerintah Indonesia, maka akan menjadi celah bagi orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindakan kriminal secara digital di Indonesia.

Permasalahan sumber daya manusia juga merupakan hal yang penting dan tidak boleh dilupakan pemerintah karena tantangan ini memang tidak bisa diselesaikan secara singkat.

Pemerintah wajib bekerja sama dengan berbagai lembaga dalam mengedukasi masyarakat dan mempersiapkan sistem pendidikan yang selaras dengan perkembangan zaman bila ingin mempunyai daya saing yang baik dalam menghadapi ekonomi digital saat ini.

Tidak kalah penting, mengenai akses ketersediaan internet sebagai poin utama dalam ekonomi digital.

Ketersediaan akses internet harus tersedia secara mumpuni di semua daerah di Indonesia.

Sebab, akses internet inilah yang mempengaruhi investasi digital ekonomi di Indonesia.

Saat ini akses internet masih terpusat di pulau-pulau besar di seperti Jawa, Sumatera, sedangkan wilayah Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua dinilai masih minim ketersediaan akses internet.

*Luluk Afifah, Mahasiswa FE Manajemen Univ Wahid Hasyim

Related Articles

Back to top button