fbpx
Kabar Indonesia

AHY: KLB Demokrat Ilegal dan Bodong! Benarkah?

ENERGIBANGSA.ID – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan Kongres Luar Biasa yang digelar di Deli Serdang, Sumatera Utara tidak sah. AHY menyebut, KLB tersebut tidak sesuai dengan AD/ART partai.

“Kongres luar biasa secara ilegal, secara inkonstitusional mengatasnamakan Partai Demokrat di Deli Serdang di Sumatera Utara apa yang mereka lakukan tentu didasari oleh niat yang buruk juga dilakukan dengan cara-cara yang buruk,” ujarnya.

“Ada yang mengatakan bodong, ada yang mengatakan abal-abal yang jelas terminologinya ilegal dan inkonstitusional. Mengapa? Karena ini tidak sesuai, tidak berdasar pada konstitusi Partai Demokrat yang juga telah disahkan oleh pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM,” kata AHY saat jumpa pers, Jumat (5/3).

Versi AHY

AHY juga menegaskan dirinya merupakan ketua umum yang sah sesuai hasil Kongres V Partai Demokrat pada 15 Maret 2020.

“Kongres yang sah, kongres yang demokratis dan juga telah disahkan oleh negara oleh pemerintah oleh Kementerian Hukum dan HAM,” katanya.

Selain itu, berdasarkan AD/ART, KLB bisa digelar jika disetujui, didukung dan dihadiri 2/3 dari jumlah dewan pimpinan daerah ,setengah dari jumlah dewan pimpinan cabang atau di kedua-duanya. Maka, minimal diinisiasi dan diselenggarakan KLB harus persetujuan dari Ketua Majelis Tinggi Partai

“Pasal tersebut tidak dipenuhi sama sekali, tidak dipenuhi oleh para peserta KLB ilegal tersebut,” katanya.

Menurutnya, Ketua DPD Partai Demokrat tidak mengikuti KLB. Mereka, kata AHY, solid pada partai dan juga kepemimpinan yang sah.

“Mereka berada di daerah masing-masing pula kalau ada yang mengatasnamakan ketua DPD dan ketua DPC memiliki hak suara yang sah itu adalah berita bohong supaya tidak ada kesimpangsiuran dan tidak ada pembohongan publik yang kemudian dieksploitasi benar adanya,” tuturnya. (eko/merdeka.com)

Related Articles

Back to top button