fbpx
Nasional

Ada Bau Korupsi BPJS Ketenagakerjaan, Buruh Ancam Demo Pekan Depan!

SEMARANG, energibangsa.id—Kejaksaan Agung mengatakan dugaan korupsi PT BPJS Ketenagakerjaan mirip dengan kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Ali Mukartono menyebut kasus tersebut sama-sama berkaitan dengan pengelolaan dana investasi yang berasal dari uang negara.

Sementara itu, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyebut elemen buruh akan menggelar aksi unjuk rasa.

Wacana demo SPN

CNN, Kamis (11/2/2021) dalam laporannya merilis, buruh dengan latarbelakang Serikat Pekerja Nasional (SPN) akan unjuk rasa terkait dugaan korupsi salah kelola investasi saham yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan.

“Aksi besaran-besaran akan digelar dalam waktu dekat walaupun pandemi corona. Tapi anggota KSPI yaitu Serikat Pekerja Nasional mungkin esok akan menggelar aksi di Kemenaker,” kata Said dalam konferensi pers, Rabu (10/2/2021).

Tak hanya aksi, Said juga mendesak Komisi IX DPR RI untuk membentuk panitia khusus (pansus) terkait dugaan korupsi investasi di saham BPJS Ketenagakerjaan.

Ia menilai pansus bisa mencakup semua komisi di DPR sehingga efektif menindaklanjuti dugaan tersebut.

“Kalau Pansus bisa meluas. Bisa ke Komisi III, dan lainnya. Membentuk Pansus tentang BPJS Ketenagakerjaan ini potensinya kerugiannya bisa mencapai Rp43 triliun,” kata dia.

Aksi 17 atau 18 Februari

Ketua Umum SPN Djoko Hariono mengakui akan menggelar aksi demo pada 17 Februari atau 18 Februari mendatang di depan kantor Kemenaker dan kantor BPJS Ketenagakerjaan, Jakarta.

Djoko mengatakan aksi tersebut semulanya digelar pada Kamis (11/2) esok.

Namun, aksi ditunda karena pihaknya berencana bertemu terlebih dulu dengan pihak BPJS Ketenagakerjaan untuk membahas pelbagai isu dan tuntutan dari kelompok buruh. (dd/EB)

Related Articles

Back to top button