fbpx
Sosial & Budaya

7 Seni Budaya Jawa Tengah yang Masih Eksis di Masa Sekarang

ENERGIBANGSA.ID—Budaya Jawa Tengah memiliki warna yang lebih khas dari budaya lain. Budaya ini begitu erat hubungannya dengan suku Jawa.

Budaya khas Jawa Tengah sering diekspresikan dalam adat istiadat, tradisi bahkan kehidupan sehari-hari dari masyarakat. Bahkan beberapa diantaranya masih sering dipertunjukan dengan antusias penonton yang tinggi.

Kepopuleran beberapa seni dan kebudayaan Jawa bahkan masih banyak diminati. Dilansir dari Jateng Garudacitizen, berikut beberapa seni dan budaya Jawa yang masih dipopulerkan di masa sekarang.

1.Wayang Kulit

Menurut kitab Centini, Kesenian wayang kulit konon dipopulerkan oleh Raja Jayabaya. Kesenian ini diyakini sebagai awal dari beragamnya kesenian wayang lain.

Wayang kulit terbuat dari lembaran kulit kerbau. Kulit-kulit tersebut kemudian dikeringkan lalu dibentuk sesuai karakter tokoh.

Kesenian ini dimainkan oleh seorang narator atau yang disebut dalang. Sementara, diiringi oleh pesinden (waranggono) serta gamelan-gamelan khas Jawa. Kesenian ini pun tidak boleh diperankan oleh sembarang orang.

2.Tari Serimpi

Tari Serimpi adalah kesenian yang berasal dari Surakarta. Tari ini awal mulanya diperkenalkan oleh Kesultanan Mataram.

Tari ini begitu khas dengan gerakan yang lemah gemulai. Tari Serimpi juga mencerminkan sebuah makna kesopanan, kehalusan budi dan kelemah lembutan.

Hal ini dapat kita lihat dari gestur gerakannya dan diiringi oleh suara gamelan yang sangat merdu.

3.Gamelan Jawa

Gamelan Jawa merupakan budaya Hindu yang diubah oleh Sunan Bonang. Salah satu karya Sunan Bonang dalam kesenian gamelan adalah tombo ati. 

7 Seni Budaya Jawa Tengah yang Masih Eksis di Masa Sekarang

Hingga saat ini, kesenian gamelan Jawa masih sering dipentaskan pada beberapa acara formal. Beberapa diantaranya seperti ritual di keraton, hajatan dan berbagai acara-acara lainnya.

4.Ritual Kirab Seribu Apem

Kirab seribu apem merupakan ritual yang digelar oleh masyarakat Kampung Sewu, Solo. Ritual ini digelar sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat Kampung Sewu. Kirab seribu apem biasanya diadakan setiap bulan haji.

Di sisi lain, acara ini digelar untuk mengenalkan Kampung Sewu sebagai daerah produksi apem. Tujuan lainnya dalam ritual ini agar masyarakat terhindar dari bencana.

5.Keris

Di Jawa, khususnya Jawa Tengah terdapat beberapa jenis senjata tradisional. Diantara semuanya, keris menjadi yang paling populer.

Keris telah diakui oleh masyarakat Jawa sebagai senjata yang memiliki nilai seni tinggi. Zaman dulu, keris digunakan sebagai identitas. Baik sebagai identitas keluarga, kelompok maupun identitas diri sendiri.

6.Pertunjukan Seni Sendratari Ramayana

Sendratari Ramayana adalah pertunjukan tari yang menggabungkan tari dan drama tanpa dialog. Pertunjukan ini biasanya diadakan pada bulan-bulan musim kemarau. Cerita yang diangkat adalah dimana Rama berusaha menyelamatkan Sinta yang diculik oleh Rahwana.

Pertunjukan ini sering dipentaskan, bahkan dari tahun 1961. Hingga saat ini, lokasi pertunjukan Sendratari Ramayana masih rutin dilakukan di kawasan Candi Perambanan.

7.Rumah dan Pakaian Adat khas Jawa Tengah

Rumah adat khas Jawa tengah dikenal dengan sebutan Padepokan. Rumah adat ini adalah bangunan induk istana Mangkunegara di Surakarta.

Disisi lain pakaian adat Jawa Tengah pun sangat khas. Untuk laki-laki, penutup kepala yang digunakan disebut kuluk, baju jas sikepan, korset dan tak lupa keris.

Sedangkan untuk perempuan mengenakan batik dengan pola dan corak yang khas. Itulah budaya Jawa Tengah yang unik dan masih populer di era modern.

Selain itu, tentunya masih banyak lainnya yang wajib untuk kita lestarikan bersama. (Nicola/EB)

Related Articles

Back to top button