Ekonomi & Bisnis

60,6 Juta UMKM Berpeluang Dapat Penjaminan Kredit Modal Kerja

ENERGIBANGSA.ID (Jakarta) – Sebagai upaya membantu  UMKM yang terdampak virus corona, pemerintah telah meluncurkan program penjaminan kredit modal kerja. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki memastikan program ini dikhususkan untuk pelaku UMKM.

Salah satu jenis UMKM. Gambar: instagram//andybhakti

UMKM yang dimaksud Teten adalah mereka yang selama ini sudah terhubung dengan lembaga pembiayaan mulai dari perbankan sampai koperasi.

“Saat ini yang sudah terhubung ke lembaga pembiayaan formal itu ada 60,6 juta. Nah ini terbuka untuk semua,” kata Teten saat peluncuran program penjaminan kredit modal kerja yang juga disiarkan secara virtual, Selasa (7/7).

Teten menjelaskan UMKM yang mendapatkan bantuan kredit modal kerja tidak hanya untuk perseroan, tetapi bisa juga berbentuk koperasi dan badan usaha. Plafon pinjaman masing-masing UMKM juga sudah ditentukan.

“Plafon pinjaman memang maksimal yang Rp 10 miliar dan hanya diberikan oleh 1 penerima penjaminan. Lalu pinjaman yang dijamin adalah pinjaman yang sertifikat penjaminnya diterbitkan paling lambat 30 November 2021. Lalu tenor pinjaman maksimum 3 tahun,” ujar Teten.

Teten menegaskan program pemberian modal kerja baru ini adalah untuk mendorong kegiatan usaha khususnya UMKM bisa segera mendorong perekonomian Indonesia kembali bergerak. Sehingga UMKM penerima harus bisa memanfaatkannya secara maksimal.

“Kredit modal kerja ini diberikan kepada UMKM yang juga termasuk juga pada kondisi yang sehat. Jadi harus dipahami seperti itu,” tutur Teten. (dd/EB).

(artikel ini telah tayang di kumparan 7/7/2020)

Related Articles

Back to top button