Gaya Hidup

6 Ide Mainan Stimulus Anak Usia 1-2 Tahun, Murah dan Mudah Didapat!

ENERGIBANGSA.ID – Orang tua pasti ingin memberikan yang terbaik bagi tumbuh kembang buah hati mereka.

Pada masa menginjak satu tahun, orang tua semakin memiliki peran penting untuk menstimulus respon anak.

Hal ini bisa dilakukan dengan memberikannya mainan yang tepat untuk stimulusny atau sensory play.

Diambil dari kata sense yang artinya panca indera dan play yang artinya bermain.

Sensory play merupakan permainan anak yang merangsang indera anak seperti sentuhan, penciuman, pengecapan, gerakan, keseimbangan, dan pendengaran.

Membuat permainan sensori juga sangat mudah, loh.

Bahan-bahannya pun rata-rata sudah tersedia di rumah.

Penasaran bahan rumahan apa saja yang dapat dijadikan sensory play untuk anak? Simak daftarnya di bawah ini.

6 Ide Permainan Stimulus untuk Anak 1-2 Tahun

Orang tua bisa aktifkan indra peraba anak dan tingkatkan kepekaan anak dengan sekitar melalui kegiatan yang menyenangkan dengan benda-benda di bawah ini.

1. Bubur Koran

Koran yang direndam air atau bubur koran juga bisa dijadikan ide permainan sensory play.

Bahannya yang simpel dan tidak ribet, cocok banget nih untuk dijadikan ide untuk melatih otak anak. 

Cara membuatnya sangat mudah. Kamu hanya tinggal menyiapkan air di wadah dan mencampurkan potongan-potongan kertas koran kedalamnya.

Koran akan berubah menjadi bubur yang bisa dimainkan anak.

Agar lebih kreatif, kamu bisa mencampurkan sedikit pewarna ke dalam air agar bubur koran menjadi warna-warni.

2. Pasta dengan Berbagai Bentuk

Bentuk pasta yang bermacam-macam dapat dijadikan ide untuk permainan sensori. Kamu bisa merebusnya setengah matang agar lebih aman jika tertelan anak.

Tuangkan dalam satu wadah dan bermainlah dengan si kecil dengan cara mengelompokkan pasta sesuai bentuk.

Ide lain yang bisa kamu coba adalah dengan menambahkan pewarna di setiap pasta dan ajak anak untuk memisahkan pasta-pasta sesuai warna.

3. Kantung Berisi Slime

Slime merupakan bahan yang sangat populer untuk dijadikan ide permainan sensori. Sebenarnya, kamu bisa saja menggunakan slime tanpa dimasukkan ke kantung. 

Bila tidak ingin membuat berantakan, memasukkan slime ke dalam kantung juga bisa dijadikan permainan sensori.

Kamu bisa memasukkan slime dengan warna yang berbeda-beda ke setiap kantung ziploc transparan.

Kamu juga bisa menambahkankan manik-manik atau glitter ke dalam kantung untuk menambah tekstur dan warna.

4. Water Beads

Water beads adalah butiran berukuran kecil yang terbuat dari air dan polimer penyerap air.

Saat water beads kering direndam dalam air, butiran tersebut akan mengembang seperti spons. 

Cara paling mudah untuk bermain water beads adalah dengan cara menaruhnya di dalam wadah besar dan membiarkan si kecil mengaduknya sambil merasakan teksturnya.

Perlu diperhatikan bahwa water beads tidak dapat dimakan. Penggunaan water beads sebagai sensory play sangat dianjurkan untuk anak yang lebih tua atau dengan pengawasan penuh orang dewasa.

4. Malam (Playdough)

Kamu dapat menggunakan malam (playdough) untuk sensory play sekaligus melatih imajinasi anak. 

Biarkan ia membentuk model-model yang ia sukai. Kamu juga bisa membimbingnya dengan cara membuat permainan tebak binatang.

Minta ia buat bentuk binatang dari playdough dan kamu menebaknya.

Bila khawatir playdough akan termakan anak, kamu bisa membuat playdough yang aman untuk dimakan.

Caranya pun cukup mudah, kamu hanya perlu meleleh kan marshmallow dan minyak kelapa, lalu mencampurkannya ke pewarna makanan dan tepung jagung.

5. Beras Warna-Warni

Sensasi bermain dengan beras warna-warni dengan tangan kosong dapat merangsang indera penglihatan dan indera peraba anak.

Visual yang menarik dipadukan dengan tekstur yang unik bisa membuat anak tertarik untuk memainkannya.

Cara membuatnya pun juga mudah. Kamu hanya perlu menambahkan beberapa tetes pewarna makanan yang berbeda ke dalam beberapa wadah yang diisi beras, lalu kocok hingga warna tercampur rata.

Setelah itu keringkan beras dan membiarkan kering, beras bisa dimainkan.

Kamu juga bisa menggunakan beras berwarna tersebut untuk mengajarkan anak pada konsep bentuk dan huruf.

Selain dapat melatih otak anak, bermain sensory play bersama anak juga dapat membangun ikatan yang intensif antara anak dan orang tua.

Related Articles

Back to top button