fbpx
Kabar Daerah

50 Anak Tidak Sekolah (ATS) di Brebes Dapat Bantuan Android Untuk Belajar

BREBES, energibangsa.id—Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) mendukung upaya pemerintah kabupaten/ kota dalam melakukan pengembalian Anak Tidak Sekolah (ATS) kembali bersekolah.

Pihaknya memandang kebutuhan ATS untuk kembali bersekolah yakni dengan perangkat android untuk belajar. Dengan demikian, Kemlu RI menggandeng LPPM Institut Teknologi dan Bisnis Semarang menjalin kemitraan peduli pendidikan.

Kemlu RI juga mendapatkan dukungan kepada 2 Kabupaten yakni Kabupaten Brebes dan Kabupaten Rembang.

“Kabupaten Rembang mendapatkan 50 android. Dan Brebes juga sama jumlahnya. Ini digunakan untuk membantu memperlancar para siswa untuk tetap belajar dengan baik”, kata Dr. Jasman Idradno pada acara Advokasi SIPBM Reguler di Pendopo Brebes, Rabu (22/12).

“Tablet Android ini langsung kami berikan melalui LPPM Institut Teknologi dan Bisnis Semarang. Selanjutnya diberikan kepada Bupati di dua Kabupaten,” imbuhnya.

Membangun basis data

Jasman menambahkan, advokasi SIPBM Reguler berguna membangun basis data penting. Namun pembangunan tanpa basis data jauh lebih mahal. Karena pembangunan tanpa basis data akan bisa jadi perencanaanya bisa keliru dan menghambur-hamburkan uang.

“Maka sudah tepat jika dengan data SIPBM Reguler Brebes yang hampir 85 persen desanya sudah mendata. Sudah saatnya untuk dimanfaatkan datanya sebagai suplemen pembangunan di desa dan Kabupaten”, ungkapnya.

Kepala Bapperlitbangda Kabupaten Brebes dalam sambutannya menyampaikan, SIPBM Brebes sudah menjadi percontohan nasional. Bapperlitbangda sudah merintis desa percontohan pemanfaatan SIPBM di tahun 2021.

“Ada sebanyak 34 desa, dengan perincian ada duta SIPBM tiap Kecamatan diwakili 2 desa percontohan. Dan masih ada 42 desa serta 5 kelurahan yang belum mendata SIPBM. Masing-masing ini ditargetkan 2021 sudah selesai terdata”, jelasnya.

Terobosan bagus

Sekda Kabupaten Brebes Ir. Djoko Gunawan, MT  mengapresiasi kerjasama ini. Pasalnya, selama ini telah memberikan terobosan dan dukungan pendampingan pada Pemkab Brebes.

“Bantuan Android untuk bantu belajar dari Kementerian Luar Negeri sangat menunjang bagi ATS dalam belajar. Semoga, mereka tidak putus sekolah dan tetap bisa belajar dengan baik”, tandas Djoko. (*)

Related Articles

Back to top button