Opini / Gagasan

5 Ide Bisnis di Desa dengan Modal Satu Jutaan

Oleh : Ivan Budi Harso

ENERGIBANGSA.ID ̶ Kehidupan di desa menjadikan banyak peluang usaha yang sangat menguntungkan untuk di jalani dan layak untuk di coba.

Bisnis rumahan menjadi salah satu alternatif bagi banyak orang untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Hampir seluruh orang ingin memiliki usaha sampingan namun terkendala mulai dari modal hingga bisnis apa yang pasti menguntungkan yang harus dimulai.

Berikut, ide bisnis rumahan modal satu jutaaan yang menguntungkan.

1. Mie Ayam dan Bakso

Jualan mie ayam dan bakso di desa bisa di bilang menguntungkan karena tidak banyak yang jualan mie ayam dan bakso di desa oleh karena itu bisnis ini layak untuk di coba diterapkan di desa.

2. Sarapan Pagi

Jualan sarapan pagi bisa dibilang sangat gampang karena di sini anda hanya memulai produksi terlebih dahulu kemudian memulai menjual.

Untuk proses pemasarannya pun harus dilakukan di pinggir jalan jalan kampung, tapi siapa sangka sarapan pagi sangat dibutuhkan karena tidak semua masyarakat desa masak apalagi untuk orang orang yang hendak berangkat kerja.

3. Jajanan Anak ̶ anak

Jajanan anak sangatlah menggiurkan untuk level bisnis rumahan, anak anak desa bisa jajan beberapa kali dalam sehari.

Hal ini menjadikan pelaku usaha ini bisa mendapat cuan berkali lipat.

Untuk modal bisa dimulai dari 500 ribuan sampai 1(satu) jutaan, jualan jajanan anak juga bisa dimulai dari rumah atau buka lapak di depan sekolah SD, TK atau SMP.

4. Toko Sembako

Memulai jualan toko sembako dibilang amat sangat mudah, kita bisa jualan mulai dari rumah, dengan dimodalkan sejuta saja toko bisa mulai beroperasi.

Untuk pangsa pasarnya, hampir seluruh masyarakat membutuhkan barang barang yang dijual di toko sembako.

5. Ayam Potong

Ayam menjadi kebutuhan mutlak bagi hampir seluruh kalangan masyarakat, ayam menjadi favorit makanan di kalangan desa, sehingga memulai bisnis ini tidak diragukan keuntungannya.

Dengan modal 1 (satu) jutaan anda bisa belanja ayam hidup puluhan potong kemudian disembelih, setelah itu dijual beberapa bagian seperti ayam potong, usus, ampela, ati, ceker dan kepala.

Usaha ini bisa dimulai di depan rumah, pinggir pinggir jalan dan keliling.

*Ivan Budi Harso, Mahasiswa FE Manajemen Univ Wahid Hasyim Semarang

Related Articles

Back to top button