fbpx
Kita IndonesiaNasionalTokoh Kita

7 Alasan Airlangga Hartarto Layak Jadi Capres 2024

ENERGIBANGSA.ID – Semaraknya pemilihan presiden pada 2024 mendatang mulai ramai diperbincangkan publik.

Hal ini didorong oleh kemunculan sejumlah gambaran kandidat potensial yang akan maju pada Pilpres 2024.

Salah satunya yakni Airlangga Hartarto. Airlangga merupakan Ketua Umum Partai Golkar dan menjadi satu di antara putra terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini.

Kemunculan Airlangga Hartarto ternyata menuai respon positif di mata masyarakat. Orang nomor wahid di Partai Golkar ini dianggap memiliki potensi untuk memberi solusi dan angin segar bagi problematika bangsa Indonesia.

Berdasarkan pengamatan tim redaksi energibangsa.id, berikut 5 hal yang menjadi bukti bahwa Airlangga layak maju menjadi calon presiden 2024.

1. Berpengalaman di Bidang Pemerintahan  

Alasan pertama kenapa Airlangga Hartarto layak menjadi pilihan utama di 2024 adalah karena politisi kelahiran Surabaya, 1 Oktober 1962 itu memiliki segudang pengalaman di Bidang Pemerintahan.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang, Sachrudin pun mengakui, bahwa Airlangga berpengalaman dalam mengelola pemerintahan.

“Beliau mempunyai pengalaman dalam mengelola pemerintahan, khususnya di bidang ekonomi. Bidang ekonomi ini adalah bidang yang menjadi prioritas utama dalam hal mengelola negara,” ujar Sachrudin.

Apakah itu benar? Ya, realitanya, sejak menjabat sebagai Menteri Koordinator Perekonomian, Ekonomi Indonesia yang diprediksi mengalami resesi, ternyata mampu ditanggulangi.

2. Jiwa Leadership dan Disukai Masyarakat

Bicara Calon Presiden, pasti bicara soal kepemimpinan. Soal kepemimpinan Airlangga Hartarto ini tidak perlu diragukan lagi. Karena sejak Ketua Partai Golkar, Airlangga berhasil menarik hati masyarakat.

Hal ini dibuktikan oleh keberhasilan Partai Golkar dalam meraih 85 kursi legislatif terbanyak kedua di DPR-RI.

Di atas kertas, Airlangga juga diplomatis, terbukti ia mampu menyatukan dualisme kekuatan di tubuh Partai Golkar.

Dengan ketulusan dan diplomasinya, ia mampu menaklukkan kedigdayaan Bambang Soesatyo yang pada beberapa waktu lalu sempat ingin maju menjadi Ketua Umum Partai Golkar.

3. Keberhasilan Mengembalikan Citra Positif Partai Golkar

Kepemimpinan Elit Politik di Partai Golkar di era sebelumnya harus diakui memiliki stigma buruk di masyarakat, misalnya kasus ‘bakpau’ Setyo Novanto.

Namun dengan gaya Airlangga Hartarto yang membumi, mau terjun ke bawah, menyapa masyarakat, memberi senyum lebih tulus dan nyata.

Citra Parta Golkar di kepemimpinannya kembali mendapatkan tempat di hati masyarakat.

Lebih dari itu, di sejumlah daerah, terutama di Jawa, sejak kepemimpinannya, Partai Golkar kembali mendapatkan banyak kepercayaan rakyat untuk memimpin.

Bukti lainnya, di level pemimpin daerah; bupati, atau walikota yang diusung Golkar telah berhasil memenangkan hati rakyat.

4. Kapasitas dan Kapabilitas Saat Menjadi Menteri Perekonomian

Sachrudin juga mengatakan bahwa posisi Airlangga sekarang sebagai menteri perekonomian membuktikan adanya kepercayaan presiden terhadap keberhasilan yang sudah diraih Airlangga.

“Posisinya sekarang sebagai Menko Perekonomian menjadi bukti kepercayaan yang diberikan presiden atas keberhasilan Pak Airlangga sebagai menteri perindustrian di periode sebelumnya,” imbuhnya.

Dimas Ahmad Rizal, warga Demak, memiliki pandangan sendiri soal sosok Airlangga. Menurutnya, Airlangga ini sosok yang solutif.

“saat menjadi menteri saja suka royal, kasih-kasih bantuan, apalagi kalau nanti jadi presiden, ini pasti sangat peduli lagi, beliau sosok solutif, bukan sosok alternatif,” ujarnya.

5. Turut Mengatasi Permasalahan Ekonomi UMKM Mikro di Kala Pandemi

Menurut direktur eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN), Adib Miftahul mengatakan, kerja sama antara Airlangga selaku Menteri Koordinator Perekonomian dan Ketua Komite Penanganan Covid-19 (KPCPEN), lebih di terima masyarakat.

Adapun upaya dan strategi yang dilakukan Airlangga dalam mengatasi dampak pandemi Covid-19 seperti memberi subsidi gaji dan intensif sebesar Rp 1,2 juta bagi pelaku UMKM mikro.

6. Mampu Menyalurkan Kredit Usaha Rakyat Capai Rp 143 Triliun

Realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari 25 Juni 2021 hingga saat ini telah mencapai Rp 143 triliun dari total pagu 2021 yakni sebesar Rp 253 triliun.

Artinya, realisasi program sudah berjalan sebanyak 56,58 %. Hal ini diungkap Airlangga saat konferensi pers virtual (26/07/2021).

Atas usulan pemerintah, penyaluran KUR tersebut terbagi berdasarkan klaster.

Kedudukan terbanyak ditempati oleh sektor kelapa sawit dengan realisasi sebanyak Rp 9,5 triliun.

Sedangkan,di sektor pertanian padi sebanyak Rp 7,8 triliun. Tanaman lain sebesar Rp 5,5 triliun.

Juga di sektor peternakan seperti sapi sebesar RP 3,9 triliun, kambing atau domba RP 3,5 triliun.

7. Prediksi Perbaikan Ekonomi Tepat Sasaran Sesuai Kinerja

Optimisme yang dipegang Airlangga berdasar pada beberapa indikator, antara lain realisasi penanaman modal asing (PMA) sampai indeks keyakinan konsumen (IKK) yang semakin membaik.

Realisasi PMA telah mencapai 54,6% dan IKK per-Maret 2021. Untuk masyarakat dengan pendapatan di bawah Rp 5 juta mencapai 90,1% mendekati zona normal 100.

Ketua umum Partai Golkar ini mengatakan kenaikan harga komoditas sawit, nikel, tembaga dan batu bara juga telah mendorong pemulihan ekonomi.

Ini tercermin dari adanya perbaikan perekonomian daerah sepanjang kuartal I di 2021. Alhasil, pertumbuhan ekonomi pada kuartal II naik 7% sesuai prediksi.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang, Sachrudin menegaskan,  tidak ada alasan untuk tidak mendukung Airlangga Hartarto untuk maju sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2024 mendatang.

“Kita sudah melakukannya melalui mekanisme partai. Sudah kita lakukan dengan memasukkannya dalam materi Rakerda. Hasilnya, Rakerda merokemendasikan Pak Airlangga untuk maju sebagai capres di Pilpres 2024,” imbuh Sachrudin (2/8/2021).

Nah, kalau menurutmu, apakah sosok politisi bergelar lengkap Dr. (H.C.) Ir. Airlangga Hartarto, M.B.A.M.M.T.IPU. ini layak jadi calon presiden di 2024 ?? (ara/yab)

Related Articles

Back to top button