fbpx
Pendidikan

20 Kampus di Jateng Terancam Tutup, Apa Karena Covid-19?

ENERGIBANGSA.ID—Di tahun 2021 ini, kabarnya ada sebanyak 20 perguruan tinggi swasta (PTS) atau kampus di Jawa Tengah terancam ditutup.

Seperti dilansir dari Harian Jogja, Selasa (16/2/2021), ke-20 kampus itu tidak memenuhi syarat sebagai kampus yang sehat, berdasarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Kepala LLDIKTI Wilayah VI, Prof Dr Ir Muhammad Zainuri DEA, membenarkan adanya 20 kampus di Jateng yang terancam ditutup.

Namun ia enggan menyebutkan kampus-kampus mana saja yang terancam ditutup pada 2021.

Bukan karena dampak Covid

“Secara etika kami tidak boleh menyebutkan nama-nama kampusnya. Tapi, itu (kampus) tersebar di berbagai daerah di Jateng,” ujar Zainuri, Selasa (16/2/2021) kemarin.

Ia mengatakan 20 kampus itu terancam ditutup bukan karena dampak pandemi Covid-19.

Kampus tersebut terancam ditutup karena tidak memenuhi persyaratan sebagai kampus yang sehat.

Mereka dinilai tidak bisa menggelar kegiatan perkuliahan dengan baik maupun menciptakan lulusan yang berkompeten.

Telah ada evaluasi 2018 lalu

Pihak LL Dikti Wilayah VI, lanjut Zainuri, telah melakukan evaluasi terhadap 20 kampus itu sejak 2018 lalu.

“Ada 8-9 indikator yang membuat kampus dinyatakan tidak sehat. Dari 20 kampus itu, ada 4 yang sudah kami usulkan (tutup), sekarang yang lagi proses ada 13 (kampus),” imbuhnya.

Zainuri menjelaskan indikator kampus dinyatakan tidak sehat itu antara lain dari jumlah mahasiswa, lulusan yang berkompetensi.

Indikator lainnya yakni staf pengajar yang tak memenuhi syarat, sarana dan prasarana kampus yang menunjang kegiatan perkulihan, dan kurikulum perkulihan.

Menurut Zainuri, kondisi keuangan yang bisa menunjang kebutuhan pembelajaran, serta pengembangan karier mahasiswa dan staf pengajarnya juga menjadi indikatornya.

“Dari indikator-indikator itu, kita lakukan evaluasi. Kalau tidak memenuhi syarat ya kita usulkan tutup,” tegasnya.

Bagaimana nasib mahasiswa?

Lantas bagaimana dengan nasib mahasiswa dari kampus yang akan ditutup tersebut?

Zainuri mengaku untuk kampus yang terancam ditutup, sudah dilakukan pendampingan sejak Juli 2019 lalu.

“Kampus yang masuk ‘lampu kuning’ (mengkhawatirkan) sudah kami lakukan pendampingan sejak Juli 2019”, bebernya.

“Sehingga mahasiswanya juga sudah kita carikan kampus alternatif yang mau menerima mereka jika kampusnya benar-benar ditutup,” tandasnya.(*)

Related Articles

Back to top button