10 Rahasia Agar Lansia Tetap Sehat di Era Pandemi
Ilustrasi perawatan lansia. (Sumber: iStockPhoto)
Gaya Hidup

10 Rahasia Agar Lansia Tetap Sehat di Era Pandemi

0

ENERGIBANGSA.ID – Pandemi Covid-19 yang terus berlangsung hingga saat ini telah menelan banyak korban jiwa. Tidak melihat usia, dari anak-anak, remaja, dewasa bahkan hingga lansia. Namun dari semua kelompok usia tersebut, para lansia memiliki resiko lebih tinggi untuk terjangkit infeksi dan kematian akibat Covid-19.

Hal tersebut disebabkan karena sistem kekebalan tubuh yang menurun dan juga adanya riwayat memiliki berbagai jenis penyakit kronik seperti penyakit jantung, diabetes, tekanan darah tinggi, penurunan fungsi ginjal, dan penyakit paru obstruksi kronik yang mampu meningkatkan risiko komplikasi penyakit.

Baca Juga : Entrasol-Yayasan Anne Avantie Gelar Berbagi Kasih pada Lansia

Purwita Wijaya Laksmi, seorang dokter spesialis penyakit dalam konsultan geriatri di RS Pondok Indah, Bintaro Jaya, memberikan beberapa tips yang harus diperhatikan oleh lansia agar tetap sehat meskipun di tengah pandemi ini. Berikut tim dari Energi Bangsa telah merangkumnya untuk Anda

1. Selalu jaga jarak

Ketika sedang berada di luar rumah maupun di dalam rumah, selalu usahakan untuk menjaga jarak minimal 1 meter dari orang lain. Hindari bersentuhan fisik dengan orang lain serta tidak mendekati orang yang sedang sakit.  

Anggota keluarga yang memiliki aktivitas di luar rumah dan tinggal satu rumah dengan lansia, diharapkan selalu menjalankan protokol kesehatan seperti mencuci pakaian yang digunakan pada saat di luar rumah, tidak duduk maupun menyentuh barang di rumah sebelum mandi dan keramas, senantiasa menjaga jarak dan tetap menggunakan masker meskipun sedang berada di dalam rumah.

2. Senantiasa menjaga kebersihan dan kesehatan

Sering mencuci tangan dengan air dan sabun, menggunakan hand sanitizer, menerapkan hidup sehat dan bersih dimanapun, dan juga rutin berjemur di bawah sinar matahari pagi merupakan salah satu tindakan yang dapat di lakukan dalam sehari-hari. Selain itu tetap rajn mengkonsumsi obat sesuai dengan anjuran dokter.

Untuk kontrol rutin yang biasa dilakukan per satu bulan, untuk sementara diutamakan menggunakan metode jarak jauh (telemedicine) di rumah sakit pilihan. Namun segera datang ke rumah sakit ketika mengalami keluhan kesehatan yang cukup serius.

Perlu diingat jika gejala klinis infeksi pada lansia tidak selalu sama, termasuk pada gejala infeksi Covid—19. Bisa jadi keluhan demam yang menjadi salah satu gejala tidak dijumpai, namun keluhan seperti tidak nafsu makan, lesu/lelah, menjadi mengompok, jatuh, maupun perubahan kesadaran. Jika terlihat adanya gejala-gejala tersebut pada lansia, maka ada baiknya untuk langsung dibawa ke dokter maupun rumah sakit.

3. Jaga kontak sosial

Di tengah pandemi ini, kegiatan yang bersifat rekreatif dapat dilakukan secara virtual. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya keramaian, perkumpulan maupun kegiatan lain yang melibatkan banyak orang di satu tempat.

Hindari kunjungan yang mengharuskan datang ke rumah. Apabila memang sangat dibutuhkan maka diwajibkan untuk memakai masker, menjaga jarak dan selalu menjaga kebersihan.

4. Jaga emosi

Anjurkan lansia untuk melakukan hal-hal yang menyenangkan di rumah. Sangat diutamakan untuk para lansia agar tetap merasa optimis dan mengantisipasi segala hal yang dapat terjadi di masa depan.

5. Selalu beribadah

Selalu melaksanakan ibadah di rumah sesuai dengan kepercayaan yang dianut. Tetap menjaga ibadah di tengah pandemi dapat memberikan dampak positif. Kegiatan keagamaan ini dapat dilakukan secara virtual seperti melihat ceramah agama, kebaktian dan lain-lain. Selain itu mengaji dan membaca kitab suci dapat dilakukan di rumah masing-masing.

6. Pastikan asupan gizi selalu terpenuhi

Asupan gizi yang seimbang sangat dibutuhkan terutama oleh lansia seperti kebutuhan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Selain itu kebersihan rongga mulut (royal hygiene) selalu dijaga agar tetap bersih.

Kebutuhan minum harian juga penting untuk tetap diperhatikan oleh keluarga karena terdapat penurunan persepsi rasa haus pada lansia. Biasanya para lansia akan minum pada saat merasa haus saja.

7. Tetap menjaga aktivitas fisik

Selalu rajin untuk melaksanakan latihan jasmani di rumah. Agar tidak merasa bosan latihan jasmani dapat dilakukan berkelompok secara virtual.

8. Kebutuhan tidur tercukupi

Lansia membutuhkan waktu untuk beristirahat selama 6-8 jam bahkan lebih dalam satu hari. Pastikan lansia selalu mendapat jam istirahat yang terpenuhi.

9. Persedian terpenuhi

Pastikan obat-obatan yang rutin dikonsumsi dan barang kebutuhan sehari-hari di rumah selalu tersedia. Apabila stok sudah mulai menipis, pembelian dapat dilakukan oleh keluarga atau perawat maupun memesan secara online.

10. Cukup perhatian

Para lansia membutuhkan perhatian dari lingkungan sekitar, terutama dari keluarga. Keluarga selalu mampu menjadi sumber kasih sayang, memberikan motivasi dan semangat, bantuan dan interaksi sosial.

“Dukungan dari keluarga merupakan hal yang mutlak agar lansia tetap sehat. Keluarga perlu selalu mengupayakan kondisi lingkungan rumah tetap bersih, aman, dan nyaman untuk lansia dengan ventilasi dan cahaya matahari yang cukup, termasuk di kamar tidur,” kata Purwita.

Selain itu, keluarga atau pendamping turut membantu mengajarkan penggunaan informasi dan memberi fasilitas lansia agar dapat menggunakan gawai dan bertemu kerabat secara virtual.

“Perhatian tulus dan kesabaran dari keluarga akan membuat lansia tidak merasa terisolasi, serta memberi kemudahan lansia dalam menerima dan beradaptasi dengan tatanan baru,” tutup Purwita.

Komentar Netizen
Bagikan, agar menjadi energi positif untuk orang lain

Kiprah dan Kontribusi Jakob Oetama Untuk Pers Indonesia

Previous article

Partai Golkar Siap Penuhi Target di Pilkada 2020

Next article

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Gaya Hidup